Senin, 28 Juli 2014

Warung makan enak di Timika

Jalan jalan ke Timika sayang bila melewatkan kuliner satu ini. Yah bagi anda yang merindukan masakan khas Makasar dan bernuansa daging Babi, warung/ rumah makan ini bisa menjadi pilihan.
Makanannya enak untuk ukuran Timika ya, karena menurut saya sangat sulit mendapatkan kuliner yang cocok untuk lidah saya. Selama 1 thn menetap di Timika makanan favorit saya hanya : Kuala oriental resto, warung makan berkat n tempe penyet cak man di dekat pasar lama berseberangan dengan pom bensin yang lama tak terpakai.

Kembaki ke warung makan berkat, Berlokasi di sempan, bila lewat di jalan budi utomo timika tanyakan saja di mana arah jalur ke sempan. Tidak jauh dari Gereja di jalan sempan anda akan menemukan rumah makan sederhana di pinggir jalan.

Sederhana banget ya, saya ke sini pertama kali di bulan april dan masih menemukan aksesoris natal hehe.

Ini dia makanan yang saya pesan mie titi dan mie goreng babi. Penampakannya menggiurkan kan? Tenang saja rasanyapun di jamin tidak kalah dengan yang sering kita jumpai di makasar. Menurut pemilik rumah makan, sampai daging babi dan baksonya pun semua di datangkan dari makasar, wow.





Jumat, 11 Juli 2014

Jakarta - Kuala Lumpur - Hong Kong

Pagi hari yang mendung, berkabut dan dipenuhi asap dari antah berantah di hari rabu, saya sudah berada di terminal 3 Soekarno Hatta Internasional airport. Berbekal tas dorong kecil, itinerary sederhana+printout tiket pesawat+hotel+wahana di hongkong saya siap menjelajah negara surga Dimsum itu.

Okay, tidak terlalu rumit saat check in, segeralah saya ke Mesin Check in, berhubung tidak ada bagasi yang di bawa. Hanya cukup memasukkan kode booking dan mengikuti instruksi yang tertera pada mesin itu dalam bahasa Indonesia daaan taraaaa keluarlah 4 lembar boarding pass. Yang pertama boarding pass yang-kuala lumpur dan kedua jakarta-hong kong dengan pesawat berbeda untuk dua orang, saya dan adik perempuan saya.

Penerbangan airasia pagi ini tidak ramai, di bagian imigrasipun tidak ada antrian panjang dan herannya tidak ada selebrasi buka membuka ikat pinggang, spatu dan barang barang logam seperti halnya kunjungan saya ke KL beberapa waktu lalu. Beres, tinggal membayar airport tax sebesar 150.000 untuk masing masing kami.

Di ruang tunggu sangat sepi, tujuan petama kami adalah kuala lumpur yang akan di tempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Rata rata orang di sini berbahasa indonesia hanya beberapa orang saja yang saya perhatikan menggunakan bahasa mandarin.
Waktu yang cukup singkat untuk menunggu, panggilan untuk kami terdengar, mengantrila semua penumpang dan tentu saja HOT SEAT air asia mendapat prioritas boading paling awal. Selain priority boarding, penumpang hot seat mendapatkan kursi Salah satu di antara 5 baris paling depan.
Berhubung ini penerbangan LCC (low cost carier) Tidak ada acara pemberian makanan minuman gratis seperti biasanya saya dapatkan di garuda semua di beli dalam Ringgit Malaysia. Harganya cukup murah kok, ga bakal membuat bolong saku. Berhubung masih pagi, belum sarapan dan rasanya kurang nampol makan makanan dengan porsi demikian, maka saya putuskan okay kita cari makanan sejuta umat setibanya di KL nanti, KFC hehe.

Sang pilot mengumumkan dalam bahasa inggris  bahwa dalam beberapa saat lagi pesawat akan mendarat di KLIA dan kami akan di arahkan ke terminal 2. Takjub, dari atas sini sejauh mata memandang sekumpulan ladang kelapa sawit terbentang luas mengelilingi airport. Walaupun banyak goncangan goncangan kecil di dalam pesawat karena cuaca yang berkabut di luar, akhirnya pesawat ini mendarat dengan mulus di landasan pacu KLIA.
Airportnya cantik, gedung terminalnya berwarna putih, sekelilingnya dipenuhi pepohonan kelapa sawit.

Rasa rasanya ingin cepat cepat turun dan melewati hiruk pikuk celebrasi melewati bagian imigrasi dan mencari makan untuk mengganjal perut. Tujuan kami KFC KLIA, sebelumnya saya harus ke bagian money changer menukar uang untuk makan. Oh ya minimal penukaran 50.000 rupiah ya. Karena memang tujuannya transit n makan pagi saya menukar hanya 200.000 saja ke RM.

Ini dia makanan kami, sepaket makanan 1 nasi lemak, 2 ayam, bakso dan 2 pepsi. Jujur, adik saya tidak menyukai nasi lemak, mau tak mau saya jadi "korban" menghabiskan makanan makanan ini.
Harga makanan cukup murah kok, saya lupa kurang lebihnya antara 50.000-80.000 rupiah saja.

Empatpuluhlima menit sebelum pesawat berangkat kami sudah berada di depan mesin pendeteksi logam siap memasukkan barang barang untuk di periksa.

Oh ya, cairan harus di masukkan ke dalam 1 plastik ya, mau itu parfum, odol, lotion dan tidak boleh lebih dari 100ml.
Ini ni yang saya protes, saya membawa lotion yang isinya sudah tinggal setengah saja, eh tapi karena botolnya lebih dari 100 cc maka harus di buang. Ooohhh, my bath and body worksku...

Saran saya untuk kaum wanita, ga perlu pake high heels atau wedges ya gals, ruang tunggu air asia jauh bener cuy, pengalaman lumayan pegel n ga nyaman.

Haiyaaa, ready to go. Panggilan hongkong kami diteriakkan pria ceking ini dalam bahasa melayu n english.






Minggu, 22 Juni 2014

Cara Proteksi artikel wordpress dari serangan Copy Paste

Artikel yang di buat sendiri dari hasil kerja keras rasanya tidak lengkap rasanya jika tidak di proteksi dari serangan copy paste orang orang yang tidak bertanggungjawab.

Kaget bukan jika melihat artikel yang semalam suntuk anda buat, uda nangkring di blog atau website orang lain. Nah, berhubung aku baru saja melaunching website baru bertemakan kesehatan di www.drayuni.com maka itu aku merasa perlu memprotek gambar n artikel yang aku dpt dari hasil kerja keras. Setelah instal sana sini taraaa selesai juga walau di awal agak bingung.

Okay ini step stepnya :
1. Pergi ke akun wordpress anda.
2. Silakan instal plugin dengan cara klik Plugin kemudian masuk ke kolom search dan cari Wp-protect dan download serta simpan ke komputer anda
3. Masuk ke pilihan upload atau unggah. Beres.
4. Aktifkan wp-copy protect dengan cara klik wp-copy protect terus pilih sesuai kebutuhan.
5. Klik disable right click untuk menonaktifkan klik kanan dengan atau tanpa perintah dll sesuai kebutuhan.

Selesai. Blog atau web anda akan terbebas dari pengkopian artikel atau gambar.
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 27 Juli 2013

Efata Catering, Salah Satu Catering Terbesar di Timika

Nah, kalo teman teman jalan jalan ke kota timika, ada perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Catering di Timika bernama Efata Catering dan Event Organizer. Berdiri sejak tahun 2007 di bawah naungan CV ANRY MONRY dan berlokasi di Jalan Coklat SP2 dan di Graha Efata di Jalan BAru. Hebatnya Perusahaan ini mampu membuat makanan dengan cita rasa bintang lima oleh koki berkelas mulai dari kuantitas kecil yakni 50 porsi hingga 1000 sampai 2000 porsi per hari.

Efata Catering Timika memiliki Ruangan Pembuatan Makanan Sendiri yang terdiri dari Dapur Kotor, Dapur Bersih, Ruang Bakery, Ruang Packing, Ruang Butcher, Ruang Cuci Piring, Ruang Filterisasi air, Ruang Perabot, Gudang penyimpanan bahan kering, Ruang Chiller, Ruang Freezer daging, ikan dan ayam, Ruang Rapat dan Office. Itulah mengapa Efata Catering Timika mampu membuat Makanan dalam jumlah bahkan sangat besar karena di lengkapi dengan sarana dan prasarana yang mendukung.

Jumlah pekerja adalah 18 orang mulai dari Chief Cook, Assistant, Bakery, Admin hingga driver. Jebolah hotel berbintang lima yang tidak perlu diragukan lagi keahliannya dalam memasak.

Pengalaman yang sudah di raih adalah kerjasama dengan Kantor DPRD, Dinas P dan K, Dispenda, Bagian Keuangan Setda Kab Mimika, PT Sanggar Sarana Baja, United Tractor dan Trakindo Timika, Acara Pernikahan, Ulang tahun dan Event Penting lainnya.


Senin, 01 Juli 2013

Waspada Copet di Kalimalang

Pengalaman buruk di minggu lalu, di mana saya mengalami kejadian yang kurang menyenangkan. Tepat di hari senin saya mempunya jadwal tugas di salah satu klinik di Duren Sawit. Saya menggunakan kendaraan menuju lokasi tersebut. Pada saat tengah berada di Kalimalang sebuah motor melaju persis di samping kanan saya, seolah tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah sebaliknya. Orang tersebut mengetok pintu kaca mobil saya yang kurang gelap tersebut menunjuk ban kanan belakang belakang mobil saya, saya masih mengacuhkan. Sebuah motor lain melaju tepat di kiri saya, kali ini rasa penasaran membuat saya membuka pintu kaca mobil depan kiri. Ia mengatakan "Mba bannya pecah, baut mobilnya lepas, hati hati bisa berbahaya" Sebenarnya saya tidak merasakan sama sekali kejanggalan, baik mobil oleng maupun terseok seok, rasa penasaran dan paniklah yang membuat saya turun dari mobil dan mengecek mobil saya. Ternyata tanpa saya sadari si teman bermotor tadi mengambil tas saya di kursi depan kiri manakala saya lengah dan mengecek ban mobil kanan saya. Saya pun sangat lemas, karena tas saya di ambil si Copet Kalimalang  tadi, berisi 2 handphone dan barang berharga. Ingin rasanya teriak dan teriak "Copeeet!!" namun kedua motor itu hilang di telan bumi. 
hal ini bukan pertama kalinya, karena teman saya mengalami hal serupa, PERSIS SAMA MOTIFnya. Ia sendiri, wanita dan pengendara mobil. Ini akan saya jadikan pengalaman berharga seumur hidup saya dan saya mohon dengan sangat Pak Polisi, tolong sekali pak segera menindak lanjuti copet copet yang sangat meresahkan ini, karena sangat merugikan dan membuat ketidaknyamanan pengguna jalanan.

Minggu, 09 Juni 2013

Baby's Day Out



Hayooo, siapa yang udah sering banget banget nonton pilem satu ini tapi enggak bosen bosen?
Salah satunya saya yang nulis cerita ini hihi. Artikel ini bermula dari tontonan saya di salah satu stasiun swasta di tipi yang memutar ulang pilem yang diperankan oleh bayi sembilan bulan yang sangat lucu yaitu baby bink. Saya penasaran banget melihat bocah ini di tahun 2013. Bocah berpipi merah yang sangat montok, berambut blonde dan berwajah imut tentu sudah tidak lucu lagi di usianya yang sudah beranjak dewasa sekarang ini

Film ini yang di sutradarai oleh Patrick Read Johnson di release pada tahun 1994, kurang lebih 19 tahun yang lalu. Pemeran di film ini sebenarnya adalah 2 orang bayi kembar, Worton's brorthers bernama Adam dan Jacob Worton.

Rabu, 05 Juni 2013

I am a Backpacker


Bukan main bahagianya bertemu teman teman baru dari Indonesia setelah berbicara beberapa hari dalam bahasa inggris dan bahasa isyarat hehe. Saya bertemu mereka di Hat Yai, kota yang terletak di bagian selatan Thailand. Kami bersama sama menggunakan bus menuju Kuala lumpur dan tiba malam harinya. Tak tanggung tanggung ingin memanfaatkan waktu libur yang ada kami langsung tancap gas menggunakan MRT ke twin tower berpose bak orang yang baru pertama kali menginjakkan kaki di luar negeri, who cares kami bersenang senang dan sepulangnya dari sana berjalan kali untuk mengisi perut kami yang keroncongan di Little India Kuala lumpur.

Senin, 20 Mei 2013

Cara Membuat Spaghetti Bolognaise

Baiknya menggunakan daging cincang yang halus

5 menit setelah di rebus

Setelah 15 menit, terlihat lebih kental

Ini makanan favorit pasangan saya, tiap saat selalu minta dibikinin, bisa makan dengan porsi lebih besar, lebih banyak daging dan lebih puas tentunya :

1. Pasta Lafont** (Harga : Rp.11.000)
2. Bumbu Daging Lafon** (Harga : Rp. 14.000)
3. Daging sapi giling 1/4 kg
4. Tomat buah 4 biji, potong potong kecil
5. Bawang bombang 2 buah, kupas dan iris tipis.
6. Bawang puting 4 siung, ulek kasar
7. Garam
8. Merica
9. Minyak Goreng
10.keju parut
11. Saos tomat
12. 1 sdt gula pasir

Selasa, 14 Mei 2013

Angkor Watt, Siem Reap dan Angelina Jolie



 

Hayoooo siapa yang gak tau Siem reap (Angkor Watt)? Yeah, masih ingat Angelina Jolie di filmnya berjudul Tomb Raider, di sinilah pembuatan film tersohor itu.
Saya berangkat ke Siem Reap Angkor Watt sendiri dengan menyewa Tuk tuk seharian, percayalah Angkor Wat adalah tempat kumpulan candi yang sangat banyak jumlahnya dan tidak bisa dikelilingi dalam satu hari, pokoknya luas banget. Jarak antara satu candi ke candi lain lumayan jauh jadi persiapkan diri anda dengan tuk tuk atau sepeda untuk mengelilingi kawasan candi ini.
Saat Tengah asyik berpose menggunakan auto capture tiba tiba guide yang membawa segerombolan orang jepang ini tiba tiba ingin berfoto dengan saya menggunakan cameranya bukan sekali dua kali tetapi beberapa kali hahaha.

Jumat, 10 Mei 2013

Belajar dari Penjual Kerupuk di Phnom Penh




Hari keempat saya berada di Phnom Penh, menghabiskan waktu mulai dari malam hari hingga dua hari ke depan pada akhir maret lalu. Pagi hari sebelum saya berjalan jalan dengan teman baru saya dari Indonesia di Cambodia saya berpikir untuk jalan jalan sejenak di pagi hari menikmati udara kota Phnom Penh yang tidak bersih, dipenuhi debu jalanan, berusaha berbaur dengan masyarakat lokal dan pergi ke pasar tradisional yang kebetulan jaraknya hanya selemparan batu. Saya menginap di Guest House street 108 yang merupakan area tourist berseberangan dengan night market Phnom Penh dan River Side. Oh ya, Penomoran jalan di Phnom Penh sangat tertata dengan baik, sehingga anda tidak akan tersesat di kota ini, semua jalanan di berikan penomoran.

Beberapa blok dari penginapan saya, saya menemukan penjual kerupuk. Kerupuknya cukup unik, selain bentuknya yang besar, sangat gurih, kerupuk ini tidak menggunakan minyak namun di bakar seperti yang tertera pada gambar di atas. 
Mereka adalah pasangan suami asli cambodia yang berjualan di depan area pertokoan. 
Dua orang itu melemparkan senyum mereka kepada saya. Senyum yang tulus.
Hati saya tergerak dan pilu, Sedih melihat mereka, hati saya tersayat dan saya terluka. Betapa beruntungnya saya memiliki kesempatan yang luar biasa bisa bersekolah hingga selesai kedokteran, tinggal di rumah yang nyaman, memiliki kendaraan dan banyak kemudahan lain. Betapa berdosanya saya jika saya tidak pernah mensyukuri hidup yang sudah saya miliki

Pasangan itu sangat jujur terbukti dari harga kerupuk yang menurut saya adalah harga yang wajar. Mereka hanya meminta 1000 kip untuk 4 buah kerupuk. Setara dengan 2500 rupiah, sementara para penjual lain yang mungkin mengetahui kita adalah turis pasti memberikan harga yang tinggi.
Sang bapak duduk bersila di lantai kotor itu, sepasang suami istri itu sangat lusuh dan mereka menggunakan sepeda butut sebagai transportasi sehari hari. Ketika saya memberikan 10 dollar mereka sangat bahagia terlihat dari aura wajah mereka. Sayangnya mereka tidak bisa berbahasa inggris, sebagian orang di Cambodia bisa berbahasa inggris dan mereka juga menggunakan Dollar sebagai mata uang di negaranya.
Saya ingin bercakap cakap, namun kondisi bahasa memisahkan kami, saya kemudian memeluk ibu itu "Thank You So Much" dan ia tersenyum dan membiarkan saya pergi.